Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there are 6 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 6 Guests

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 33 on Fri Nov 01, 2013 6:20 pm
Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Absensi di sini
by Kurome Sun Nov 01, 2015 5:10 pm

» [Revive the Forum]
by Kuro Usagi Fri Sep 04, 2015 12:37 am

» Um.. hi, I guess?
by Kuro Usagi Fri Sep 04, 2015 12:35 am

» Do You Have Sixth Sense?
by Kurome Fri Jun 26, 2015 3:45 pm

» Website favorit kalian untuk baca komik online?
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 7:57 pm

» Biarkan Mata, Otak, Keyboard mengaum saat engkau mengetes mereka. xD~
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 7:56 pm

» Imaginary World
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 4:59 pm

» Komentar member di atas^
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 4:37 pm

» If you wish at fallen star, it will come true. Is that true?
by Phantomhive_Earl Sun Oct 27, 2013 3:56 pm

» Pengalaman Seram
by Phantomhive_Earl Sun Oct 27, 2013 12:48 pm

Fanlisting

[omake] The End of The World

View previous topic View next topic Go down

[omake] The End of The World

Post by Kaz on Fri Aug 21, 2009 7:47 am

Title: The End of The World
Author: 156,804,000
Genre: Romance, Hurt/Comfort
Rating: 13+
Author's Note:
Nyihaha~ omakee!! Sebenarnya ini parody HnG yang dipelesetin jadi omake Alice.. wkwkwk nah selamat menikmati!!

===========================

CHAPTER 1: THE END OF THE WORLD

MUsim semi.. Hari dimana semua orang merasakan kehangatan bersama orang yang disayang. Hanya seseorang yang tidak mendapatkan sedikitpun kebahagian saat itu. Seorang bocah berusia 6 tahun, Alice namanya. Ia selalu dijauhi teman-temannya. Kali ini, dia mendapat kesulitan.. Dan tak ada yang menolongnya..

"HUH~! BENAR-BENAR MENYEBALKAN!!", seisi kelas saat itu benar-benar ribut. Mereka kehilangan uang saku mereka di saat yang bersamaan, kecuali Alice yang keheranan melihat kejadian itu.
"Ada apa? Kenapa kalian semua?", wali kelas Alice masuk dan menghampiri anak-anaknya.
"Sensei!! Dengar!! Uang saku dari ibuku hilang!!", seorang anak menghampiri sang guru.
"Eh~? Kau sudah melihatnya dengan teliti?, ibu guru heran karena semua anak kehilangan uang mereka.
"Uang saya juga!!", mereka semua saling bersahut-sahutan tak keruan. Kecuali Alice. Tiba-tiba seseorang anak yang kehilangan uang itu menyalahkan Alice.
"Aku yakin Alice-chan yang melakukannya!! Alice mencurinya!!"
"..........eh?", Alice terpenjat kaget.
"Benar, pasti Alice yang melakukannya. Aku yakin"
"Alice-chan mengambilnya!! Jahat!!", tuduhan teman-temannya oada Alice makin banyak dan semakin membuat Alice terpojokkan.
"Tidak!! Bukan aku!!Itu bukan aku yang melakukannya!!Aku tidak melakukan hal seperti itu!!", Alice bangkit dan membela dirinya dari tuduhan itu sampai ia mau menangis.
"Eh~! Pasti kau suka mencuri dan berbuat jahat!!"
"Sudah kubilang... Itu bukan aku!! Aku..aku...", Alice menjerit tak kalah dari teman-temannya.
"Sudah...sudah.. Nanti biar ibu yang berbicara dengan Alice.. Janganlah panggil Alice dengan sebutan seperti itu lagi ya..", ibu guru langsung menenangkan mereka.

**********


Alice berjalan keluar dari bangunan sekolah sambil mengusap air matanya.
Aku berpikir bahwa mereka kejam... Tetapi itu tidak biasa untuk aku pada masa itu. Ini normal, karena orang dewasa tahu tentang kesalahan orang tua mereka yang sudah.Tetapi meskipun demikian, pada waktu itu, aku masih ... tidak percaya pada kesalahan mereka itu.., batinnya. Tiba-tiba ada yang memanggil namanya.

"Alice~", kakaknya Nagisa memanggilnya.
"Ah... kakak...", Alice memutar badanya menghadap ke belakang. Dilihatnya seseorang wanita berambut cokelat panjang, tak asing baginya. Yaitu kakaknya.
"Ng? Ada apa, Alice-chan?Kenapa kau menangis?", kakaknya mengerutkan dahi melihat ekspresi Alice yang sangat suram itu.
"Hari ini... di sekolah, anak-anak kelasku kehilangan uang saku mereka... Aku tidak melakukan apa-apa.. Tapi mereka menuduhku.... Aku sudah bilang pada mereka... Bukan aku yang mencurinya... Tapi, tak ada seorangpun yang mempercayaiku lagi...Karena...aku...", badan Alice agak gemetar dan ia terisak menahan tangis. Dengan lembut kakaknya mengelus kepala Alice.
"Kakak percaya padamu.. Kau tidak mengambilnya...", Nagisa tersenyum pada Alice.
"Be..benarkah?"
"Ya. Itu adalah kebenaran. Alice tidak mencurinya! Kakak tau hal itu...", Nagisa memberi senyum kemenangan pada Alice.
"Terimakasih ya kak...Oh iya, sampaikan sama ayah dan ibu ya. Alice mau jalan-jalan!!", Alice berlari meninggalkan kakaknya. Menjauh, dan menjauh..

**********


Alice tak tau kearah mana ia berlari. Dan sampailah di sebuah taman bunga lily putih. Alice terdiam sejenak. Tiba-tiba ada seorang anak laki-laki berlari, ia terjatuh. Jarak mereka kira-kira 2 meter. Anak laki-laki itu menangis. Nama anak itu adalah Yukiji.

"Ternyata benar...Lebih baik aku mati disini...", anak itu belum bangkit. Alice mendekat kearah anak itu, dan seraya berkata padanya.
"Jangan berkata seperti itu... Ayolah.. Jangan berkata hal-hal itu lagi.. Aku tau, hatimu pasti sedang sedih sampai tak bisa berdiri.. Bagaimanapun, kau masih bisa bergerak kan? Jadi cepatlah bangun..", Alice tersenyum dan berusaha menyemangati Yukiji yang masih belum ia kenal saat itu.
"A..ada apa denganmu?!Siapa kamu?!Kau tidak tau apa-apa tentangku!!Tinggalkan aku sendiri!!", Yukiji masih belum mau bangun dan mulai kesal dengan Alice.
"Itu benar, memang aku tidak tau apa-apa tentangmu.. Tetapi, hatimu selalu.. merengek "Tolong aku!", seperti yang kudengar..", Alice tersenyum tipis. Ia ingin sedikit lebih dekat dengan Yukiji. Ia menghela napas.
"Sekarang, gunakan kesempatan terakhirmu ini.. Dan segeralah bangkit dengan kedua kakimu sendiri.. Kau pasti bisa...", sambil tersenyum ia mengulurkan tangannya. Yukiji mulai bangkit perlahan, menatap Alice yang berdiri tepat didepannya.
"Jika benar itu mustahil untuk dilakukan olehmu sendiri.. Ketika tangan kirimu hampir mendekat dengan tanganku, aku akan memegangmu..", tiba-tiba anak itu memegang tangan Alice dan airmatanya terhenti. Kemudian Yukiji bangkit dan berterimakasih.
"Terimakasih.."
"Tak apa..Ah kusut..", Alice merapikan rambutnya, benar-benar berantakan.
"Err... Namamu siapa?", anak itu menegur Alice dengan pelan. Ia merasa terpesona pada Alice.
"Alice. Alice Springfield.. Mungkin kita pernah ketemu sebelumnya?", Alice merasa ia pernah melihat anak ini, entah kapan dan dimana.
"Oh! Kau rupanya anak disebelah rumahku ya.. Aku Yukiji, Sakai Yukiji..", kata Yukiji dengan senang, ia mendapat teman baru.
"Lalu.. Apa alasanmu ke tamanku ini?Tidak ada gunanya menangis disini, kau tau...", tanya Alice sambil memetik salah satu bunga lily didekatnya.
"Eh? Rupanya ini rumah orang lain?! Wah.. Aku harus segera pergi dari sini sebelum ketahuan!!", Yukiji mulai panik mencari jalan keluar, ia takut kena omelan oleh pemilik rumah.
"Kenapa begitu takut? Kita akan pergi ketempat itu..", Alice menunjuk salah satu bangunan istana diatas tebing yang sangat megah.
"..........apa itu?", dengan polosnya Yukiji bertanya. Baru kali ini ia melihat sebuah kastil semegah ini. Dari jauh hanya bisa terkagum-kagum.
"Jangan bilang kau belum pernah melihat ini semua ya... Hm.. Baiklah, aku akan jelaskan padamu... Dipuncak tebing itu, terdapat 'rumah' dimana tempat aku menjadikannya tempat persembunyian saat perang... "Royal Garden", itulah namanya.. Ayo kesana...", Alice menarik anak itu masuk ke tempat 'rahasia'..

Welcome to Royal Garden...

=======================================================
wkwkwk selese juga pertemuan pertama si Alice n Yukiji...
yang ada romance2nya di chapter berikutnya xD silahkan BAKAR-BAKARIN NI OMAKE di Author room!!


Last edited by 156,804,000 on Sat Aug 22, 2009 2:18 pm; edited 1 time in total
avatar
Kaz
Member
Member

Posts : 2916
Points : 2989
Join date : 2009-06-24
Age : 20
Location : /Invisible/ Youtaite World

Character Bio
Character Name:
Status:
Job:

View user profile http://flavors.me/natsuno

Back to top Go down

Re: [omake] The End of The World

Post by Kaz on Fri Aug 21, 2009 9:48 am

chapter berikutnyaaa~~ LANJOOOT!!
================================================

CHAPTER 2: THE CASTLE WHERE GODS REST

Alice membuka pintu raksasa yang sedang tertutup didepannya. Lebih megah daripada perkiraan Yukiji. Ada jam raksasa, patung dari emas dimana-mana, dan sebagainya.. Semua barang itu membuat Yukiji berdecak kagum.

"He..hebat.... Tinggal di istana seperti ini... Pasti kau seorang bangsawan.. Atau semacamnya?",Yukiji daritadi hanya bisa memuji tempat ini. Benar-benar megah.

"Tidak.. Ini hanya tempat rahasia saja, aku tidak tinggal disini, tapi kadang-kadang aku kesini...", Alice berjalan-jalan sambil menemani Yukiji melihat tempat ini.

"Aku berpikir bahwa tidak salah kalau bertetanggaan dengan sebuah istana besar, kan...", jelas Yukiji sambil mengejar Alice yang makin menjauh. Sebagai rakyat biasa saja, memang tak heran ada istana terutama untuk Four Great Duke Houses.

"Yah... bisa dikatakan seperti itu...", jelas Alice asal-asalan.
"Jujur saja, bila dibandingkan dengan rumahku yang sederhana... Ini adalah perbedaan yang cukup jauh lho.. Kau serius kan ini hanya tempat persembunyian? Apa malah ini tempat tinggalmu? Aku kira kau pasti benar-benar bahagia tinggal dirumah seperti ini...", Yukiji tiada henti bertanya pada teman barunya. Sementara Alice terus-terusan menjawab asal-asalan.

"Daritadi aku kan sudah bilang, ini hanya tempat persembunyian saja... He? kau berpikir seperti itu?", Alice heran mendengar pernyataan dari yukiji. Benar-benar polos...

"Ya, benar.. Rumahku mungkin hanya 1/1.000.000 dari rumah ini. Hahaha", jelasnya dengan penuh keluguan dari dirinya.

"Menurutku kau sudah menceritakan impian paling buruk diseluruh dunia... Aku tak bisa mengira betapa kecil rumahmu itu...Disamping itu, dengan rumah seperti itu, berapa lama kau bisa tinggal bersama keluargamu itu?", kata Alice dengan keheranan.

"..................................ng..........", ia terdiam sejenak. Tak mengeluarkan sepatah-duapatah kata.

"Ada yang salah denganmu?", Alice mengerutkan dahinya.

"Eh? Ah.. Tidak.. Ka..kau benar.. Sebaiknya aku pulang..kerumah.. kan..", Yukiji agak ragu mengucapkan itu semua.

"Jujur.. aku hanya bisa tersenyum sekarang, sebenarnya aku hanya ingin pulang kerumah. Bukan hanya bagaimana kami hidup... Tapi, berpikir lebih dari itu, memikirkan kematian seekor hewan disuatu tempat... benar-benar menghentikan kehidupanku ini... Bagaimanapun, Alice seseorang yang memiliki rangsangan tajam. Ia melihatku dengan tatapan tajam seperti itu.. Jadi...........", ia mulai merasa ada sesuatu yang buruk akan terjadi.

"Ah, Yukiji sini sebentar... Kalau dipikir-pikir.. Royal Garden ini juga kekurangan pekerja...Jadi, mungkin agak mendadak.... Jika ini bagus menurutmu.. Kau... Maukah kau menjadi servant-ku? Dan tentu jadi temanku... disini?", Alice memberi tawaran itu dengan agak ragu.

""Servant?" Maksudmu... Orang yang memakai kacamata dan selalu ada di acara minum teh, yang selalu membawa teh itu?", tanya Yukiji dengan polos. SANGAT POLOS....

"Pfft... Bukaan.. Bukaan.. Servant itu orang yang selalu melindungi masternya, atau.. Kau mau jadi butler, orang yang juga selalu melindungi majikan, tapi harus melakukan pekerjaan sehari-hari...", Alice lagi-lagi menahan tawa mendengar Yukiji yang polos itu.

"Haha... Tetapi aku tidak tau apa yang akan kulakukan untukmu.. atau mengadili masalahmu..", ia hanya bisa tersenyum ragu, karena ia makin tak mengerti penjelasan Alice.
Aku merasa, dalam waktu singkat aku akan hancur lebur..
"Kalau tinggal di istana seperti ini terlalu besar bagiku..", jelas Yukiji dengan sedikit takut.

"Benarkah? Kau tau... Di istana ini... Hanya aku yang tinggal disini, keluargaku tinggal dirumah lain...", Alice memejamkan matanya sejenak. Berhenti berjalan, merasa agak lelah dan butuh istirahat sejenak.

"Tetapi... bukankah tinggal disini sendirian itu... terasa sepi? Kenapa tak bersama keluargamu saja?", Yukiji terheran mendengar Alice berkata seperti itu. Menurutnya, sangat.. menyeramkan...

"Aku tak mau mereka repot karena diriku ini... Bukankah kau sudah menjadi... servant-ku? Tenang saja.. Tidak akan selamanya kok...", Alice terus berjalan, mulai menjauhi temannya itu.

"T..tunggu!! A-chan!!, Yukiji yang tertinggal mengejarnya, menahan Alice.

"Hah~? A-chan? Sebentar... A-chan atau apalah... Itu apa?", urat-urat Alice mulai muncul disana-sini.

"Itu kan namamu,Alice[Arisu] kan? A-chan itu singkatan dari namamu.", Yukiji>>

"Kenapa nama singkatan lebih dari nama asliku??", Alice mulai heran bercampur kesal.

"Eh..? A-LI-CE...A--CHA-N.. benar juga...", Yukiji makin pusing memikirkan Alice dan A-chan...

"Kau benar-benar idiot.. Hm... Jujur saja... Kau lucu juga ya... hahaha... Kau benar-benar... anak kecil, Yukiji.. Tetapi, menurutku bagus... Panggillah aku A-Chan, dan jadilah Servantku... Dan aku akan mengizinkanmu, Yukiji...", Alice tersipu-sipu menahan tawa, lalu tersenyum.

"Senyumannya...menawan bagai rantai, merah merona..Ternyata aku... mencintainya...", Yukiji memerah.

"Maukah kau... menjadi servant-ku?", Alice mendekat dengan Yukiji, jarak mereka kira-kira 15 cm.

"Apa aku... bisa menjadi servant-mu?", Yukiji agak terkejut melihat Alice semakin dekat dengan dirinya.

"Pasti... Kau pasti bisa... Karena...", Alice mendekatkan wajahnya, dan merekapun melakukan first kiss untuk pertama kalinya... Diusia yang masih kecil itu....

"Aku... masih memiliki banyak hal yang akan kuceritakan padamu...", Alice tersenyum pada Yukiji. Sang bulan purnama pun mengindahkan suasana romantis diantara mereka berdua.

"Senyumanmu... Karena itulah aku ingin melihat senyumanmu lebih lama lagi.."

The Servant and The Master of the big castle, That was the reality and the very feelings in the world. A-chan... The Master... a bit daring... to be continued....

=======================================================
Yoshaa!! maap kalo baru sekali doang yaaa, dan ini sangat HANCUR DAN GOKIL... MAKI-MAKI SAJAAAA DI AUTHOR ROOM~
Jyaaa~~
avatar
Kaz
Member
Member

Posts : 2916
Points : 2989
Join date : 2009-06-24
Age : 20
Location : /Invisible/ Youtaite World

Character Bio
Character Name:
Status:
Job:

View user profile http://flavors.me/natsuno

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum