Log in

I forgot my password

Who is online?
In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest

None

[ View the whole list ]


Most users ever online was 33 on Fri Nov 01, 2013 6:20 pm
Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Absensi di sini
by Kurome Sun Nov 01, 2015 5:10 pm

» [Revive the Forum]
by Kuro Usagi Fri Sep 04, 2015 12:37 am

» Um.. hi, I guess?
by Kuro Usagi Fri Sep 04, 2015 12:35 am

» Do You Have Sixth Sense?
by Kurome Fri Jun 26, 2015 3:45 pm

» Website favorit kalian untuk baca komik online?
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 7:57 pm

» Biarkan Mata, Otak, Keyboard mengaum saat engkau mengetes mereka. xD~
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 7:56 pm

» Imaginary World
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 4:59 pm

» Komentar member di atas^
by Phantomhive_Earl Mon Oct 28, 2013 4:37 pm

» If you wish at fallen star, it will come true. Is that true?
by Phantomhive_Earl Sun Oct 27, 2013 3:56 pm

» Pengalaman Seram
by Phantomhive_Earl Sun Oct 27, 2013 12:48 pm

Fanlisting

[omake]Ivvi's lost memories

View previous topic View next topic Go down

[omake]Ivvi's lost memories

Post by Sayoppe on Mon Jul 06, 2009 12:09 am

Cerita ini adalah ingatan Ivvi dimasa lalu, sebelum bertemu shein dan sebelum masuk kedunia Abyss.
Ingatan yang menghilang sekarang..
sambil baca, sambil ngoreksi yah ! ^^

Ide : om aad (Darktray), Sayoppe

====================********==========================

Before First meet

Taman bunga dikediaman keluarga Einverd, suara anak kecil yang tertawa meramaikan taman bunga yang sepi itu. Ivvi Violeyne tertawa senang melihat bunga bunga putih yang bermekaran, ia berlari mengejar-ngejar kupu-kupu dan memetik bunga, ditaruhnya bunga putih itu diatas kepalanya. Seakan-akan Ivvi peri bunga yang sedang menyihir bunga-bunga disana menjadi bermekaran dan indah.

ahhahaha..”, terdengar suara tawa Ivvi ditaman, mengejar-ngejar kupu-kupu hijau yang terbang kesana kemari.

“tuan muda, hendaklah tuan sabar dengan apa yang tuan alami…bersabarlah tuan !” terdengar salah satu maid keluarga Einverd berbicara gugup kearah seseorang laki-laki yang tampaknya berumur 12 tahun dengan gaya pakaian nan formal.

==================================
Ivvi Violeyne

errg kemana kupu-kupu itu terbang….!”, aku mencari-cari kupu-kupu hijau yang terbang dan seakan-akan meremehkanku untuk menangkapnya.

“tuan muda, hendaklah anda sabar dengan apa yang tuan alami…bersabarlah tuan !”

tinggalkan aku sendiri !”, jawab anak laki-laki berpakaian formal itu.

Bocah laki-laki itu duduk ditempat duduk taman bunga, ia memegang wajahnya dengan kedua tangannya. Aku tidak bisa melihat dia sedang apa sekarang, yang ia lakukan hanya menutupi wajahnya.

Aku mencoba mendekatinya.
se,selamat siang..”, sapaku dengan nada gugup dan kecil.

Ia hanya diam, namun sedikit demi sedikit ia membuka tangannya dari wajahnya.

Aah…

Matanya sembam, berarir, pipinya merah dan basah, alisnya terlihat lesu memandangku.

ke,kenapa ??”, tanyaku ingin mengetahui kenapa laki-laki itu menangis.
tidak, tidak apa apa”, terlihat senyuman tipis dan lelah diwajahnya.

Aku harus melakukan sesuatu !


Kupetik bunga putih yang tidak jauh dari sana, kubuat bunga bunga itu tergabung menjadi seperti kalung. Kini wajah laki-laki itu heran melihatku.
ini…”, kuletakan bunga yang tersambung seperti kalung itu diatas kepala bocah laki-laki itu.

aku peri bunga...”, jawabku sambil menunjuk bunga putih yang bertengger diatas kupingnya sambil tersenyum.

dan kau...kau pangeran bunga”, sambil menunjuk sekumpulan bunga yang kutaruh diatas kepala anak itu, seperti mahkota.

ahahahaha...”, tawa bocah itu sambil menutup mulutnya.
kau ini banyak berkhayal..”, jawab laki-laki itu mengacak-acak rambutku.

Dia tertawa....syukurlah


hehehehe...ini untukmu”, tanganku memegang sekumpulan bunga warna merah dan putih dan menyodorkannya kearahnya.

ini untukku ? buat apa ? aku tidak suka bunga..”, anak itu menolaknya.

aku peri bunga !, bunga itu obat untuk orang yang sekarang sedang sedih..”, jawabku langsung, melindungi nama bunga dari anak yang disuka bunga itu.

Ia hanya diam melihat mataku, tetapi mulutnya tersenyum tipis.
baiklah...terima kasih peri bunga yang sok tau”, sambil mengambil bunga putih dan merah dari tanganku.

hey ! aku tidak sok tau!, aku kan peri bunga”, walaupun dia mengataiku, entah kenapa aku tersenyum mendengarnya bukan marah-marah.

“nyonya Ivvi ... ayo, saatnya makan siang..”, panggil salah satu pelayan kearahku.

iyaa...
kau sudah makan siang ?”, tanyaku kearah laki-laki itu.

sudah sana kau makan siang dulu”, ia mengusirku dari tempat duduk taman yang sekarang aku duduki.

yaudah sih..biasa aja !”, kuberkata sambil cemberut.

wek !”, bocah itu memeletkan lidah kearahku. Aku hanya dia dan berjalan kearah pelayan itu, menjauhinya sambil bertampang kusut.
Saatku coba tengok kebelakang lagi, ia sibuk dengan bunga yang kuberi dan kutaruh diatas kepalanya. Dan dia tersenyum.

syukurlah

*********************************
shein !”, sapa shien mendobrak pintu kamar shein.
Shein terbaring lemah di kasurnya hanya bisa tersenyum melihat kakak kembarnya menyapanya dengan ceria.

ada apa kak ?”, jawab shein sambil tersenyum melihat kakaknya menghampirinya.

tadi ada wanita sangat manis sekali !”, shien menyodorkan sekumpulan bunga putih dan merah kearah shein.

bunga ? tumben sekali kau membawakanku bunga..”, jawab shein nyengir sambil memegang sekumpulan bunga itu.

itu obat dari peri bunga yang manis..”, jawab shien tersenyum.

Dia tersenyum ? pasti ada sesuatu yang merubah sikapnya.., gumam shein dalam hati.

peri bunga ? bilang terimakasih untuk nona manis itu yaa”, shein mencium sekumpulan bunga itu.

yaa jika aku bertemunya...tadi, siapa ya namanya, i...i....i....isan...iniv...i..ah ! aku lupa namanya !”, jawab shien mengacak-ngacak rambutnya.

sudahlah...yang ku tau pasti dia sangat manis kan ?”, jawab shein nyengir lagi.

yaa...iya sih”, kini shien menggaruk kepalanya.
sudah yaa...aku ingin mencari anak itu lagi, semoga cepat sembuh shein !”, shien membuka pintu, dan berlari keluar.

Shein yang melihat hanya tersenyum dan melihat bunga itu.
Aku tidak bisa melihat peri bunga itu...hidupku akan selalu disini, dan tidak akan pernah keluar..

============================================
Three years ago

“nyonya Ivvi ayo segera mandi !”, teriak salah satu maid itu berlari kearah Ivvi. Ivvi yang menghidari maid itu mencari tempat untuk bersembunyi, hingga terdapat suatu ruangan, ruangan yang sangat gelap dan sepi. Terdengar suara teriakan mengerikan disalah satu pintu yang berada diruangan itu.

Drap drap drap....

Terdengar suara langkahan maid itu melewati ruangan gelap yang kini Ivvi bersembunyi disana.

“kemana anak itu...”, kesal maid mencari Ivvi.
Ivvi hanya mengumpat dibalik kursi besar diruangan gelap itu.
Maid yang tidak melihatnya hanya melewati ruangan ini dan berjalan lagi.

Fiuuuhh...

Kini terdengar lagi suara teriakan dari pintu itu, diruangan yang sangat gelap ini Ivvi sendiri berjalan kearah suara mengerikan dari pintu itu.
siapa didalam ?”, tanya Ivvi mengetuk pintu itu.

Tiba-tiba suara hentakan kaki terdengar lagi, suara hentakan kaki shein.
Ivvi yang tidak mendengar suara hentakan kaki itu hanya diam dan masih memegang pintu itu.
Shein yang diam-diam berhenti didepan ruangan gelap itu hanya merasakan hawa yang gawat dan berbahaya akan muncul. Ia melihat Ivvi memegang pintu masuknya abyss itu.

cih !”, cetus shien melihat Ivvi sedang mencoba membuka pintu itu.

Cklek....pintu gerbang dunia abyss itu terbuka.

Ivvi mendengar suara rintihan mengerikan dari sana, banyak sekali bayangan bayangan arwah jahat binatang yang keluar dari pintu itu.
Ivvi hanya melihat kaget dan terjatuh kelantai. Ia melihat sesuatu yang mengerikan dari ruangan gelap itu.
Saat dilihat dari dekat bayangan mengerikan itu muncul dan berwujud hien.

Shien ? , gumam Ivvi.

Ivvi...dari mana saja kau...kau dicari maid tadi”, senyum shien licik dan ganas, tetapi Ivvi hanya melihatnya heran.

a, aku...

Shien menutup pintu gerbang abyss itu dengan kencang.
jangan membuka pintu itu lagi yaa”, jawab shien kearah Ivvi sambil tersenyum iblis.

i...ia...”, kata Ivi terbata-bata melihat tampang shien yang jadi sangat mengerikan.

maid !”, teriak shien sambil menatap tajam kearah Ivvi.

Maid yang tadi mengejar Ivvi datang dan berlari tersenggal-senggal kearah Ivvi dan shien.
“ada apa tuan shien ? aah ! nyonya Ivvi dari mana saja kau..”, maid itu memegang tangan Ivvi ketakutan, ia sangat ketakutan melihat shien, tangannya sampai bergetar memegang tangan ivvi.

“ayo, kau harus mandi nyonya Ivvi...”, ditariknya tangan Ivvi keluar dari ruangan itu.

Ivvi melihat shien saat ditarik , wajahnya menjadi suram dan bertampang jahat menatap balik Ivvi.

Shien ? kenapa dia..

************************************************
Malamnya...

ah kenyang sekali...”, jawab Ivvi memegang perutnya. Waktu makan malam sudah berlalu.
Tiba-tiba shien datang keruang makan.

Ivvi...

Ivvi menengok kearah shien.
kenapa ?”, jawab Ivvi riang.

ayo ikut aku...”, shien menarik tangan Ivvi yang sekarang duduk.
Shien terus menarik Ivvi, mereka berjalan kearah kamar gelap yang tadi.

kita mau kemana ? ini sudah malam shien..

sudahlah, ayo ikut aku...

Kini mereka sampai diruangan gelap itu, ruangan gelap yang terdapat pintu abyss didalamnya.
duduklah..”, Shien melepaskan tangan Ivvi kearah kursi besar.
Ivvi duduk manis dikursi itu.
Tiba-tiba shien mengambil korek api dari dalam jasnya.

Dia mempunyai korek api ?, gumam Ivvi.

Shien membuka dan menyalakan api memakai korek itu.
Dia menaruh ujung korek itu kearah lilin panjang didepannya dan juga didepan Ivvi. Mereka duduk bersebrangan.
Lalu shien membawa dua cangkir teh dari belakang, ia menaruh satu cangkir teh ditangan kirinya kearah Ivvi, dan cangkir teh ditangan kanannya miliknya.
Jantung Ivvi berdetak cepat, diketahui bahwa Ivvi menyukai shien.

emm...shien..kenapa kau lakukan ini?”, wajah Ivvi memerah, ia mencengkram bajunya, salting.

ini semua untukmu...hanya berdua”, jawab shien sambil meminum tehnya.

emm...”, wajah Ivvi semakin memerah.

Dibalik poni shien yang menutup matanya, shien menatap ivvi tajam.
minumlah...”, shien menunjuk cangkir teh yang ia beri ke Ivvi.

iya...”, kini Ivvi memegang gagang cangkir itu.
Shien terdiam melihatnya, tatapannya masih tajam.

ano..shien, kau tau...”, Ivvi hanya memegang cangkirnya.

hmmh ?

aku...aku...su,suka”, wajah Ivvi sangat memerah saat itu
Shien yang lagi meminum teh, terdiam mendengar perkataan Ivvi.

aku suka padamu !”, Ivvi mengatakana sambil meminum teh dicangkirnya.

Teh itu kini berada ditenggorokan Ivvi, teh yang sudah dicampur racun atau penghilang ingatan yang berdosis tinggi oleh shien.
Shien hanya tediam sambil menutup wajahnya dengan cangkir tehnya.
Penglihatan Ivvi menjadi buram, jantungnya kini menjadi panas, otaknya seperti berputar dikepalanya. Tidak ada waktu 10 detik, Ivvi pun tergeletak dilantai, jatuh dari tempat duduknya.
Shien sekang melihatnya dengan tatapan dingin, ia mengangkat Ivvi dari lantai dan menaruhnya ketempat soda besar.

Aku suka padamu ! , kata-kata yang diucapkan Ivvi terngiang ngiang dikepala shien sekarang

Shien hanya tersenyum dingin melihat wajah pucat pingsan Ivvi.
huh ! perempuan bodoh”, kata shien pelan.

Lalu ia menggendong Ivvi kearah pintu gerbang abyss. Ia membuka pintunya dan meletakan Ivvi dipinggir gerbang itu.

jadilah chain yang pintar ! bukan bodoh !”, kata shien dingin.
Ia menutup pintu gerbang abyss kembali.
Meninggalkan Ivvi sendirian tak berdaya didalam sana.

====================********========================

sesudah membaca ini, dipersilahkan untuk para tamu (halah kayak di kawinan aja)
untuk menonton video ini ! huahaahah XD *ditampol*

Vocaloid, cantarella - Kaito ft. Miku
PS : !!
anggap saja divideo itu Kaito sebagai shien, dan Miku sebagai Ivvi ya !
*digebuk*
dan anggap saat dibagian akhir cerita tidak ada yang namanya kissu, tapi si Ivvi(miku) pingsan dan dibawa ke pintu gerbang abyss.

selamat memaki-maki

aneh ? mengerikan ? mau maki-maki ? silahkan maki-maki di sini

_________________
'They' are Illusions !
----------
FC :
#To the Sesad FC
#WC FC
#PAPIH FC
avatar
Sayoppe
Admin
Admin

Posts : 3804
Points : 3850
Join date : 2009-06-23
Age : 22
Location : Jakarta

Character Bio
Character Name: Human mode : Ivvi Violeyne | Chain mode : Mons.Vii
Status: Chain
Job: Legal Chain

View user profile

Back to top Go down

Re: [omake]Ivvi's lost memories

Post by Sayoppe on Mon Jul 06, 2009 10:43 am

Cerita ini terjadi setelah 5 hari story telling selesei.
sambil baca, sambil ngoreksi yah ! ^^ (?)

Ide : om aad (Darktray), Sayoppe

After First meet..

5 hari setelah Ivvi sembuh dari lukanya..

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
The stupid Couple


Matahari berada dipuncaknya sekarang, menunjukan keadaan semakin panas di rumah mewah keluarga bangsawan Einverd. Membuat orang malas untuk keluar, Shein yang sedang berada di taman bunga belakang rumah itu, memetik bunga berwarna putih yang sekarang bermekaran, bunga Rosa Alba. Ia memetiknya dengan tersenyum. Setiap hari shein selalu ke taman bunga ini. ingin mencari peri bunga yang manis seperti kata almarhum kakaknya.

ternyata peri bunga itu tidak ada lagi yaa..”, kata shein lemas.

Terlihat Ivvi sedang berjalan dengan lemas, hawa yang panas membuatnya menjadi tidak semangat.
aku minta kan pakaian biasa saja, kenapa yang diberi gaun berwarna putih seperti ini”, cetus Ivvi kesal memegang pakaian yang ia pakai sekarang.pakaian yang diberimaid itu adalah permintaan dari shein.

Shein melihat Ivvi yang berjalan lemas dilorong taman.
nona Ivvi sayang~”, teriak shein dari kejauhan sambil berlari kearah Ivvi membawa bunga putih rosa alba.
Ivvi hanya melihatnya heran, kenapa lagi sekarang ?

Sampai didepan Ivvi, Tiba-tiba shein mengambil tangan kanan Ivvi dan mencium punggung tangannya.
hey !”, Ivvi berteriak sambil menjitak kepala shein.

aw !”, shein memegang kepalanya, dan tersenyum kearah Ivvi.
jika kau marah, kau semakin cantik..kau tau?”, ia mulai menebar pesona dengan tatapan mesumnya.

Ivvi hanya memalingkan wajah dan tidak peduli. Ia melanjutkan perjalanannya dilorong taman itu.

tunggu…”, shein menarik tangan Ivvi kembali. Membuat Ivvi tertarik dan mendekat kearahnya.
ia menenggerkan bunga putih itu diatas kuping Ivvi.

erg..lepaskan aku bodoh !”, Ivvi mencubit tangan shein yang masih memegang tangannya.

Ivvi menatap shein dengan tatapan tajam harimaunya.
Grrr…gumam Ivvi kesal. kayak gini >>

aih…kutemukan peri bunga yang sangat cantik didepanku !”, teriak shein dengan wajah seperti ini -->
Wajah Ivvi memerah, ia langsung memalingkan wajahnya sambil berjalan lagi. Shein mengikuti Ivvi disebelahnya menyamakan gerakan jalan Ivvi dan dia.
kau mau kemana ?”, Tanya shein

bukan urusanmu..”, jawab Ivvi tidak peduli.

ayolaah….aku bisa menemanimu sayang”, gombalan pun keluar lagi.

tidak perlu..”, Ivvi masih berjalan, dan tidak mempedulikan shein.

kau lapar ? aku ada coklat enak untukmu…”, Shein mengeluarkan sebatang coklat dijasnya.
Mereka berbicara sambil berjalan.

tidak, aku tidak lapar..

kalau begitu, pegang saja coklat ini..”, shein menaruh coklat itu ditangan Ivvi, kali ini mereka berhenti berjalan.

apa yang kau mau dariku ?”, Tanya Ivvi heran melihat shein.

hatimu…dan semua dari dirimu..”, shein menatap Ivvi dalam-dalam.

Wajah Ivvi kembali merah, ia melanjutkan langkahnya . Kali ini lebih cepat kearah kamarnya. Shein pun tertinggal dan mengejar Ivvi.
Dan akhirnya sampai didepan kamar Ivvi, ia cepat-cepat masuk dan menutup pintu dengan cepat. sehingga shein yang ingin masuk, tepat berhenti didepan pintu yang tertutup itu.

aku kan pacarmu, masa aku tidak boleh masuk ?”, shein berkata dibalik pintu itu. Dan daibaliknya lagi ada Ivvi yang berdiri menyandar pintu itu dari dalam kamarnya.

sejak kapan kita berpacaran hah ??”, kesal Ivvi menyebutnya.

aku akan selalu menyukaimu..”, kata shein dengan nada yang serius, gombalannya tidak terlihat saat mengatakan itu.

Ivvi hanya diam dibalik pintu itu, dia menundukan wajah dan berjalan kearah meja kamarnya.

Mendengar Ivvi tidak mengucapkan apa-apa lagi lewat kuping shein yang sekarang menempel dengan pintu kamar Ivvi dari luar. Shein berlari kearah jendela kamar Ivvi.

Dan dilam kamar Ivvi, Ivvi masih diam sambil menundukan wajahnya didekat meja kamarnya.
Ia menatap coklat yang diberikan shein, dan tersenyum melihatnya.
Ivvi mengecup coklat itu.

Tidak disangka shein melihat kejadian itu lewat jendela kamar Ivvi dari luar. Wajah shein tersenyum lebar melihatnya, ingin rasanya aku mimisan sekarang….ia sangat manis sekali, lebih manis dari coklatnya gumam shein. kaya gini >>

Kriuuuk~, suara perut Ivvi terdengar. Ia berbohong jika ia tidak lapar.
Ivvi pun membuka kertas batang coklat itu, dan ingin mencoba menggigitnya sedikit.

Dibalik jendela kamar Ivvi, shein melihatnya tertawa besar, Ia menutup mulutnya untuk menahan tawa itu.
Didalam kamar Ivvi mendengar suara tawa itu, suara tawa yang bersifat mesum dan jail. Ia langsung kearah jendela kamarnya dan membukanya dengan keras.

BRAAK !

Dilihat shein didekat jendela sedang menahan mulutnya untuk tidak tertawa.
kau !”, teriak Ivvi melihatnya, wajahnya sekarang sangat memerah, lebih dari tomat.

Shein yang kaget melihat Ivvi yang sekarang sudah ada disebelahnya, dijendela kamar.
Hiiihhh !!, teriak shein dalam hati. Wajah Ivvi seperti harimau kesal karna anaknya menghilang.
kaya gini >> (anggap ini harimau, bukan monyet)

Ivvi yang masih memegang coklat batang ditangannya, dihancurkan dengan sekali remukan.
Tiba-tiba shein memegang tangan Ivvi dari luar jendela, Ivvi masih didalam kamarnya tetapi tangannya keluar dari jendela. Mereka saling bertatapan dijendela itu.
kau tau kan…aku selalu menyukaimu..”, gombal shein lagi memegang tangan Ivvi yang masih ada rempah-rempahan coklat.

Ivvi hanya menurunkan wajahnya, wajahnya masih merah sekarang.
a…aku tidak tau perasaan apa ini” Ivvi berkata terbata-bata memegang tangan shein kembali.

tidak apa-apa..”, kata shein tersenyum.

aku akan menunggunya…”, wajah mesum shein menatap Ivvi.

Ivvi yang wajahnya semakin merah, melebihi merahnya apel, dan merahnya tomat.
Tiba-tiba jari Ivvi yang masih ada rempahan coklatnya, dicium oleh shein.
kau benar-benar manis nyonya Ivvi..”, tatapan shein sangat mesum.

Ivvi menjadi kesal dan marah serta malu, salting, dan lain lain bercampuran.
Ia melepaskan tangannya dari shein dan menutup jendela itu dengan keras.

BRAK !!


AW !!”, teriak shein kesakitan dari luar jendela.

Ivvi melihat lagi kearah jendela, ternyata tangan shein terjepit dijendela itu.
fufufufufufu….hohohohoho , tawa Ivvi licik melihat jari shein terjepit dijendela.
Ivvi buru-buru mengambil kapas dan tissue lembut, dan menggelitiki jari shein yang masih terjepit itu dijendela kamarnya.
kelitik…kelitik…kelitik…”, jail Ivvi menggelitiki jari shein dengan kapas.

Shein tertawa terbahak-bahak diluar jendela, dia merasa geli.kaya gini >>
ahahahahah….”, tawa ceria Ivvi didalam kamarnya menggelitiki jari shein.

Buatlah aku semakin mencintaimu, pikir Shein melihat Ivvi tertawa ceria dibalik jendela.

dan berakhirlah omake ini, pasangan bodoh yang sangat amat bodoh ini tertawa dan bahagia didalam takdir gelap mereka.

====================***********************==========================

sesudah membaca ini, dipersilahkan untuk para tamu (halah kayak di kawinan aja)
untuk menonton video ini ! huahaahah XD *ditampol*

Go google it - Gakupo ft Luka
PS : !!
anggap saja divideo itu Gakupo sebagai shein, dan Uka sebagai Ivvi ya !
*digebuk*

selamat memaki-maki

aneh ? mengerikan ? mau maki-maki ? silahkan maki-maki di sini

_________________
'They' are Illusions !
----------
FC :
#To the Sesad FC
#WC FC
#PAPIH FC
avatar
Sayoppe
Admin
Admin

Posts : 3804
Points : 3850
Join date : 2009-06-23
Age : 22
Location : Jakarta

Character Bio
Character Name: Human mode : Ivvi Violeyne | Chain mode : Mons.Vii
Status: Chain
Job: Legal Chain

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum